Kondisi PAUD
Pecinta Anak
PAUD
yang kami kunjungi adalah PAUD yang bernama PAUD Pecinta Anak. PAUD ini berdiri
atas kebutuhan warga sekitar, yang sebagian besar tidak mampu menyekolahkan
anaknya di bangku TK, untuk mendidik anaknya agar dapat masuk SD. PAUD yang
didirikan oleh Ibu Cecep ini berada di Jalan ISS Trikora, sebuah pemukiman
sempit dimana mobil saja susah untuk lewat. Pemukiman ini berada di daerah
Tomang, dekat Season City, dan tidak jauh pula dari mall-mall besar seperti
Taman Anggrek dan Central Park.
Untuk
kondisi bangunannya, PAUD ini cukup seadanya. Pemilik PAUD sangat sering
mengucapkan, “Maaf ya dek, emang gini adanya.” PAUD Pecinta Anak berdiri diatas
Pos RW dari pemukiman yang sangat padat, dan karena itu, fondasinya saya rasa
juga seadanya. Bangunan ini terdiri dari sebagian besar kayu, dengan
triplek-triplek yang menutupi dari angin, berperan sebagai tembok semi
permanen. Dulu lokasi PAUD hanya berupa sekotak bangunan kecil diatas RW,
tetapi pada akhirnya diekspansi untuk mencukupi kebutuhan murid yang semakin
bertambah jumlahnya.
Untuk
pembatas railing, agar ada penahan, PAUD ini menggunakkan triplek bekas bahan
bangunan untuk mencegah murid-murid agar tidak jatuh kebawah saat bermain. PAUD juga
memilliki atap yang sepertinya cukup kuat.
Untuk
kondisi alat pengajar, sekiranya sudah cukup karena memiliki papan tulis yang
besar, serta banyak sekali buku cerita ataupun buku menggambar. Pemilik PAUD
juga bercerita kepada kami bahwa mereka mendapatkan banyak sekali sumbangan
mainan dari pemerintah, padahal yang mereka sungguh butuhkan adalah buku
referensi yang lebih banyak.
Untuk
murid, PAUD ini membagi kelas menjadi kelas besar dan kelas kecil, sesuai
dengan umurnya. Kelas Besar pada umumnya sudah bisa membaca, menulis dan lebih
lancar dalam berbahasa inggris. Kelas kecil, karena baru mulai belajar, masih
sulit mengikuti, bila kelasnya digabung.




No comments:
Post a Comment