Kunjungan PAUD pertama
NAMA : Bram Dwi Kurniaji
NAMA : Bram Dwi Kurniaji
NIM :1801376960
KELAS : LA62
JURUSAN : Teknik Informatika
Hari
Rabu, 5 November 2014, saya dan 2 teman saya yang juga berasal dari Teknik
Informatika memulai mengajar untuk 2 shift di PAUD Pecinta Anak, yang berlokasi
di daerah Tomang, Jakarta Barat. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Binus,
sekitar 15 menit jika menggunakkan kendaraan pribadi. Sedikit deskripsi tentang
tempat kami mengajar. PAUD Pecinta Anak didirikan oleh ibu Cecep untuk membantu
orangtua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya di TK ataupun pendidikan pra
sekolah dasar lainnya yang membutuhkan banyak uang. PAUD ini didirikan di
sebuah gang terpencil, dimana lokasinya
berada di atas Pos ronda, dan bangunannya merupakan bangunan semi permanen.
Jumlah siswanya cukup banyak, sekitar 20 an, yang terbagi 2 yaitu untuk kelas
dengan umur yang lebih kecil dan dengan kelas yang usianya lebih dewasa. Pada
saat kami mengajar, kami kebetulan mendapat kelas yang digabung, dan materi pengajaran
hari itu adalah Bahasa Inggris.
Pukul
8.30 WIB, saya dan kedua teman saya, Aldy dan Kevin Pratama datang ke paud
tersebut. SHIFT 1 dimulai dengan mengajarkan warna, buah dan angka dalam Bahasa
Inggris. Pembukaan dilakukan oleh pengajar yang mengajar hari itu, tetapi kami
melanjutkan.
Pertama, kami mengajarkan angka, yang dimulai dengan saya dan
Aldy, sedangkan Kevin memfoto untuk bukti. Cara kami mengajar adalah dengan
menuliskan angka 1 sampai 10 di papan tulis, dan menyuruh siswa paud untuk
melafalkannya, tetapi dalam Bahasa inggris. Sangat terlihat perbedaan kelas
besar dan kelas kecil disini, karena hanya setengah k elas yang sangat antusias
menjawab, sedangkan yang lain hanya berusaha mengikuti. Hal yang sama juga
terjadi pada saat kita mengajarkan Bahasa inggrisnya warna dan buah-buahan.
Tidak semua murid antusias, sayangnya.
Pukul
10.00 WIB, Anak-anak Paud beristirahat dan mereka membeli jajanan diluar.
Setelah itu, teman saya Aldy dan Kevin melanjutkan pengajaran SHIFT 2 dengan pengenalan hal-hal didunia
seperti binatang ataupun buah-buahan dengan kartu yang disediakan oleh PAUD.
Kami mengenalkan mereka dengan benda-benda seperti yoyo, orangutan, badut, dan
banyak hal yang lainnya, serta dapat membedakan antara yang bisa membaca dengan
yang tidak, sebab di kartu terdapat kata penunjuk benda itu apa.
Setelah
SHIFT 2 selesai pada pukul 11.30, kami berdiskusi dengan pengajar dan pemilik
PAUD tentang kondisi PAUD dan bagaimana cara mengajar anak dengan lebih
efektif.





No comments:
Post a Comment